ANIMASI HARIMAU





1. Pertama buat layer baru dan beri nama dengan nama harimau
2. Selanjutnya klik file-import-import to library.
3. Cari gambar harimau di Microsoft Office-ClipArt. (Saya mengambil dari Microsoft Office 2007. Tidak yakin kalau di Microsoft Office 2003 ada. Coba saja cari). Klik Ok.
4. Setelah gambar harimau muncul di jendela library (Ctrl + L) muncul, drag gambar tersebut ke lembar kerja pada layer harimau.

5. Setelah itu tekan F8 untuk convert to symbol dan beri symbol tersebut dengan nama harimau dengan type movie clip. Letakkan di sebelah kanan di luar lembar kerja supaya tidak terlihat.
6. Kemudian buat layer baru lagi dan beri nama kijang. Seperti cara yang sama pada nomor 2 dan 3 dengan cari gambar kijang.
7. Drag gambar kijang pada jendela library ke lembar kerja. Kemudian convert menjadi movie clip dan beri nama kijang. Lalu, letakkan objek kijang sebelah kanan lembar kerja di depan objek harimau.
8. Insert keyframe pada frame 10, 20, 31, dan 41 pada layer kijang dan harimau. Pada frame tersebut ubahlah posisi objek kijang dan harimau seperti kejar-kejaran. Kemudian beri motion tween di antara frame-frame tersebut.
9. Saat pada frame 41, objek kijang buatlah menjadi bentuk tipis supaya berkesan tertangkap harimau menggunakan free transform. Insert frame sampai frame 165
10. Setelah itu, insert key frame pada frame 165 dan 170 pada layer harimau. Kemudian pada frame 170 pindahkan posisi objek harimau ke luar lembar kerja. Dan pada jendela properties ubah color objek harimau menjadi alpha 0%. Beri motion tween diantara frame 165 dan frame 170.
11. Setelah itu, buatlah layer baru dengan nama gas. Insert blank keyframe pada frame 48. Kemudian buatlah objek gambar awan lagi. Lalu convert menjadi movie clip dengan nama gas. Setelah itu, letakkan objek gas ke belakang harimau.
12. Insert keyframe pada frame 65 layer gas. Pada frame 48, kecilkan ukuran objek gas menjadi kecil. Beri motion tween pada frame 48 dan 65.
13. Setelah itu, insert keyframe lagi pada frame 155 dan 165. Pada frame 165 kecilkan ukuran objek gas dan ubah color pada jendela properties menjadi alpha 0%. Beri motion tween diantara frame tersebut.
14. Setelah itu, buatlah layer baru dengan nama judul rumus. Insert blank keyframe pada frame 65. Buatlah text “Present Continous Tense” kemudian convert to movie clip dan beri nama judul rumus. Setelah itu, letakkan posisi objek tersebut ke atas objek gas. Insert keyframe pada frame 85, 145, dan 155. Lalu, pada frame 65 kecilkan objek dan ubah color objek menjadi alpha 0%. Beri motion tween di antara frame 65 dan 85. Setelah itu, pada frame 155, klik objek dan ubah color objek menjadi alpha 0%. Beri motion tween di antara keduanya.
15. Setelah itu, buatlah layer baru dan beri nama rumus. Insert blank keyframe pada frame 85. Buatlah text “S+is/are/am+V-ing+O” dan convert ke dalam movie clip dan beri nama rumus. Insert keyframe pada frame 105, 111, 116, 121, 126, 131, 136, dan 145. Pada frame 85, ubah ukuran objek menjadi kecil dan ubah warna color objek menjadi alpha 0%. Kemudian setelah itu, ubahlah color objek gambar rumus pada frame 111, 121, 131, dan 145 menjadi alpha 0%. Beri motion tween antara frame 85 sampai frame 145.
16. Tekan Ctrl + Enter untuk mencoba animasi. (untuk terlebih dahulu mengurutkan layer dari atas ke bawah yaitu judul rumus, rumus, macan, kijang, dan terakhir gas)



NB : untuk memperlambat gerakkan ubah kecepatan frame menjadi lebih kecil dari 12. Caranya klik sembarang pada lembar kerja lalu akan muncul di jendela properties kecepatan frame. Ubahlah untuk memperlambat atau mempercepat.




0 komentar:

Posting Komentar